Bank Indonesia Terbitkan Tiga Sukuk Valas USD42 Juta dan Sukuk Rupiah Rp1 Miliar

Issa | Kamis, 17 September 2026 - 14:58

Pasardana.id - Bank Indonesia merilis instrumen sukuk.

Terdiri dari tiga sukuk valas (suvbi) dan satu sukuk rupiah (sukbi).

Rencana itu tertuang dalam pengumuman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Rabu (16/9/2026).

Dalam pengumuman itu, seluruh instrumen diterbitkan secara elektronik dengan tingkat imbal hasil mengambang (floating/variable) dan ditujukan bagi pasar domestik.

Secara rinci, Bank Indonesia menerbitkan tiga seri suvbi yang terdistribusi serentak pada tanggal 18 September 2026.

Seri pertama adalah SUVB0119102026 dengan Kode ISIN IDO000180500, memiliki nilai nominal sebesar US$35 juta dan jatuh tempo pada 19 Oktober 2026.

Seri kedua yaitu SUVB0318122026 dengan Kode ISIN IDO000180609, diterbitkan dengan nilai nominal US$5 juta serta tanggal jatuh tempo pada 18 Desember 2026.

Sementara seri SUVB0618032027 dengan Kode ISIN IDO000180708 memiliki nilai nominal US$2 juta dan tenggat jatuh tempo pada 18 Maret 2027. Secara keseluruhan, total penerbitan instrumen SUVBI tersebut mencapai US$42 juta.

Di samping instrumen valuta asing, Bank Indonesia juga mencatatkan penerbitan Sukuk Bank Indonesia berdenominasi Rupiah melalui seri SUKBI230926007MSYNR5C75 dengan Kode ISIN IDO000180807.

Instrumen berjangka pendek ini memiliki nilai nominal sebesar Rp1 miliar dengan tanggal distribusi pada 16 September 2026 dan akan jatuh tempo pada 23 September 2026.

Penerbitan deretan instrumen moneter syariah ini menjadi bagian dari strategi berkesinambungan Bank Indonesia dalam mendukung pendalaman pasar keuangan syariah serta pengelolaan likuiditas pasar moneter nasional.

Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI) Sukuk Bank Indonesia (SUKBI) Bank Indonesia Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)