Titah Presiden ke Mentan : Siapkan 2 Juta Hektar Lahan Buat Perkebunan Tebu

Ronal | Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Pasardana.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi ke Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman untuk menyiapkan 2 juta hektare lahan untuk perkebunan tebu.

Hal tersebut sebagai langkah pemerintah guna mendukung produksi etanol untuk program bahan bakar E20 dalam dua tahun ke depan.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/9).

Adapun penugasan lainnya juga diberikan ke Badan Pengelola Investasi Danantara untuk mengembangkan infrastruktur industri yang diperlukan.

“Dalam dua tahun ke depan, kita bisa memproduksi setidaknya bahan bakar E20. Oleh karena itu, Menteri Pertanian diminta menyiapkan rencana, termasuk alokasi lahan, sementara Danantara akan menangani sisi industrinya, khususnya konversi etanol,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dalam konferensi pers usai rapat, Rabu (16/9).

Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan menjelaskan, bahwa tebu dipilih sebagai bahan baku utama dibandingkan jagung dan singkong.

Pertimbangan utamanya adalah ketersediaan lahan tebu yang dinilai paling memungkinkan untuk segera dimanfaatkan.

Pemerintah berencana memanfaatkan lahan perkebunan eksisting yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk Kalimantan, Jawa, Sumatra dan Papua.

“Ketersediaan lahan memang menjadi kendala utama. Namun, setelah diskusi hari ini—dengan mempertimbangkan area di Kalimantan, Sumatra, Jawa, dan Papua—kita bisa mengamankan 2 juta hektare itu. Jika kita amankan 2 juta hektare itu, Insya Allah, kita bisa memenuhi kebutuhan E20 dalam dua tahun,” bebernya.

Disampaikan Zulhas, seluruh tebu yang digunakan untuk bahan bakar campuran 20 persen etanol ini akan 100 persen bersumber dari dalam negeri.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

Lebih lanjut, Zulhas menambahkan, bahwa pencapaian target E20 ini merupakan batu loncatan awal menuju tujuan jangka panjang pemerintah untuk menerapkan campuran bahan bakar yang lebih tinggi, yakni E50.

titah presiden buka lahan perkebunan tebu mentan andi amran sulaiman Presiden Prabowo Subianto